Selasa, 30 Oktober 2018
Selasa, 23 Oktober 2018
JARINGAN SEDERHANA
Tutorial Membuat Jaringan Sederhana menggunakan 2 Laptop.
Macam-macam Alat:
1. Siapkan kabel UTP Rj-45 Cross-over
2. 2 Laptop yang akan dihubungkan.
Selanjutnya;
1. Hubungkan kedua laptop menggunakan kabel seperti skema gambar berikut.
2. Langkah selanjutnya adalah menyetel Ip Address di masing-masing laptop. Caranya klik ikon koneksi di Tray Icon seperti pada gambar berikut.
3. Lalu selanjutnya klik seperti di gambar
Macam-macam Alat:
1. Siapkan kabel UTP Rj-45 Cross-over
2. 2 Laptop yang akan dihubungkan.
Selanjutnya;
1. Hubungkan kedua laptop menggunakan kabel seperti skema gambar berikut.
2. Langkah selanjutnya adalah menyetel Ip Address di masing-masing laptop. Caranya klik ikon koneksi di Tray Icon seperti pada gambar berikut.
3. Lalu selanjutnya klik seperti di gambar
4. Isikan Ip Addressnya 192.168.10.1, Klik OK
5. Nah sekarang kita juga harus setting Ip Address untuk Laptop yang satunya lagi, caranya sama seperti di atas. Ip Addressnya samakan saja hanya angka "1" yang kita rubah jadi "2"
Terakhir, Jangan lupa klik OK.
Dan sekarang kita test apakah kedua laptop tersebut sudah saling terhubung atau tidak.
Ping dari laptop 1 ke 2 :
• Klik tombol Start
• Ketik Cmd
• Tampil jendela Command Prompt
• Ketik ping 192.168.10.2
• Enter
Lakukan juga ping dari Laptop 2 ke 1 dengan cara seperti di atas, hanya saja perintah di Comman Prompt : ping 192.168.10.1.
Apabila terjadi seperti dibawah ini "Request Time Out".
Matikan dulu firewall kedua Laptop (Masuk Control Panel - Windows Firewall - Turn Off Windows Firewall).
REFERENSI
Selasa, 16 Oktober 2018
RESUME TOPOLOGI JARINGAN
Macam – macam topologi pada jaringan
1. Topologi Ring
Kelebihan Topologi Ring :
- Biaya instalasi cukup murah (Hemat kabel)
- Tingkat kerumitan pemasangan rendah (Mudah dirancang dan diinstalasi)
- Memiliki performa yang lebih baik daripada topologi jaringan Bus.
- Mudah untuk melakukan konfigurasi ulang dan instalasi perangkat baru.
- Transmisi data yang relatif sederhana seperti perjalanan paket dalam satu arah saja.
- Tidak akan terjadi tabrakan pengiriman data (collision), karena pada satu waktu hanya satu node yang dapat mengirimkan data.
- Mudah untuk melakukan pelacakan dan pengisolasian kesalahan dalam jaringan karena menggunakan konfigurasi point to point
Kelemahan Topolgi Ring :
- Peka kesalahan jaringan, Sehingga jika ada masalah di suatu node mengakibatkan terganggunya seluruh jaringan. tapi hal ini dapat diantisipasi dengan menggunakan cincin dual ring (Cincin Ganda).
- Sulit untuk Pengembangan jaringan, karena menambah, mengubah dan memindahkan perangkat jaringan akan mempengaruhi keseluruhan jaringan.
- Lebih sulit untuk dikonfigurasi daripada Topologi bintang
- Kinerja komunikasi dalam jaringan sangat bergantung pada jumlah node/titik yang terdapat pada jaringan.
- Diperlukan pengelolaan serta penanganan khusus bandles
- Troubleshooting bisa dibilang cukup rumit.
- Paket data harus melewati setiap komputer antara pengirim dan penerima Oleh karena ini membuatnya lebih lambat.
2. Topologi Bus
Kelebihan Topologi Bus :
- Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.
- Jika sebuah komputer gagal dalam jaringan, jaringan yang lain tidak terpengaruh dan mereka terus bekerja. Jaringan bus mudah dibuat dan sangat sederhana.
- Jaringan bus menggunakan sedikit jumlah kabel (Hemat Kabel maka hemat biaya) serta sangat simpel.
- Layout kabel sederhana.
- Penerapannya tidak membutuhkan biaya besar dibanding topologi jaringan yang lainnya.
Kelemahan Topologi Bus :
- Hanya satu computer yang dapat mengirimkan data yang berupa sinyal elektronik ke semua computer dalam jaringan tsb,dan di terima oleh satu computer yang di tuju.
- Oleh karena hanya satu computer saja yang dapat mengirimkan data dalam satu saat jumlah computer sangat berpengaruh dalam unjuk kerja.
- Semakin banyak jumlah computer semakin banyak computer akan menunggu giliran untuk bias mengirim data dan efeknya untuk kerja jaringan akan menjadi lambat.
- Sinyal yang di kirimkan oleh satu computer akan di kirim keseluruh jaringan dari ujung satu sampai ujung lainnya.
- Jika kabel terputus maka semua jaringan computer terganggu dan tidak bias berkomunikasi satu dengan yang lainnya.
3. Topologi Star
Kelebihan topologi star:
- Kerusakan pada satu saluran hanya akan memengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut
- Tingkat keamanan termasuk tinggi
- Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk
- Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah
- Akses Kontrol terpusat
- Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan pengelolaan jaringan
Kelemahan topologi star:
- Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh rangkaian akan berhenti.
- Boros dalam pemakaian kabel.
- HUB/SWITCH jadi elemen kritis karena kontrol terpusat.
- Peran hub sangat sensitif sehingga ketika terdapat masalah dengan hub maka jaringan tersebut akan down.
- Jaringan tergantung pada terminal pusat.
- Jika menggunakan HUB dan lalu lintas data padat dapat menyebabkan jaringan lambat.
- Biaya jaringan lebih mahal dari pada bus atau ring.
4. Topologi Mesh
Kelebihan Topologi Mesh :
- Topologi mesh merupakan jaringan kuat karena ketika satu link dalam topologi jaringan mesh menjadi tidak stabil tidak akan menyebabkan seluruh sistem terhenti.
- Memiliki sifat Robust, yaitu seandainya terdapat gangguan pada koneksi sebuah komputer, misal komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara komputer B dan A, maka gangguan tersebut tidak akan memengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lain.
- Adanya link khusus yang digunakan untuk menjamin setiap sambungan mampu membawa beban data, sehingga menghilangkan masalah lalu lintas data secara umum ketika beberapa perangkat berbagi.
- Jika ada ekspansi jaringan, tidak akan menyebabkan gangguan pada pengguna jaringan lainnya.
- Topologi ini menjamin kerahasiaan dan keamanan data, karena setiap pesan berjalan sepanjang link khusus.
- Pengiriman data, dari satu node ke sejumlah simpul yang lain dapat dilakukan secara bersamaan
- Security dan Privacy pada topologi mesh lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara 2 (dua) komputer tidak bisa diakses oleh komputer lain.
- Pemecahan masalah relatif lebih mudah dari pada topologi jaringan lainnya.
- Hubungan dedicated links menjamin data langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja (tidak digunakan secara beramai-ramai/sharing).
- Saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer, proses identifikasi permasalahan dapat dilakukan dengan mudah.
Kelemahan Topologi Mesh :
- Membutuhkan banyak Port I/O (Input-Output) dan kabel. semakin banyak komputer maka dibutuhkan semakin banyak pula port I/O dan kabel links
- Biaya instalasi dan pemeliharaan jaringan komputer mesh cukup tinggi.
- Kelemahan topologi mesh yang utama adalah membutuhkan lebih banyak perangkat keras jaringan (ex: kabel jaringan) dibandingkan dengan topologi Jaringan LAN lainnya
- Pelaksanaan (konfigurasi dan instalasi) topologi ini tergolong rumit.
- Perlu space yang luas karena menggunakan Banyaknya kabel
5. Topologi Tree
Kelebihan Topologi Jaringan Tree :
- Merupakan topologi yang baik untuk jaringan komputer yang besar dibanding jenis topologi komputer lainnya seperti star dan ring yang tidak cocok untuk skala seluruh jaringan. Topologi tree membagi seluruh jaringan menjadi bagian yang mudah diatur.
- Semua komputer pada topologi tree memiliki akses segera ke node tetangga dalam jaringan dan juga hub pusat. Jaringan tree memungkinkan beberapa perangkat jaringan dihubungkan dengan hub pusat.
- Topologi tree memungkinkan untuk memiliki jaringan point to point.
- Topologi tree menyediakan cukup ruang untuk ekspansi jaringan pada masa depan
- Menanggulangi keterbatasan pada topologi jaringan star, yang memiliki kekurangan pada titik koneksi hub serta keterbatasa lalu lintas siaran yang diinduksi topologi jaringan bus.
Kelemahan Topolgi Jaringan Tree :
- Jika kabel utama (backbone) rusak, maka seluruh jaringan akan terganggu.
- Hub memegang peran penting dalam jaringan, jika hub rusak maka seluruh jaringan akan terganggu.
- Jika komputer yang berada di tingkat atas mengalami kerusakan atau gangguan, maka komputer yang berada dibawahnya juga akan mengalami gangguan.
- Biaya yang diperlukan dalam membangun jaringan ini lebih mahal, sebab menggunakan lebih banyak kabel dan hub.
- Konfigurasi dan pemasangan kabel dalam jaringan tree lebih rumit dibanding topologi lain.
- Perawatan dalam menjaga stabilitas jaringan cukup sulit dilakukan, sebab terdapat banyak perancangan pada node.
- Kinerja jaringan serta aliran data lebih lambat, sebab komunikasi antar komputer tidak bisa berjalan langsung, namun harus melalui hub terlebih dahulu.
- Lalu lintas data sangat padat, sebab melalui sebuah kabel utama (backbone), sehingga kemungkinan terjadinya collision (tabrakan file data) sangat besar.
6. Topologi Hybrid
Kelebihan Topologi Jaringan Hybrid :
- Topologi Hybrid mengkombinasikan konfigurasi yang berbeda tapi dapat bekerja dengan sempurna untuk jumlah lalu lintas jaringan yang berbeda.
- Salah satu keuntungan yang menonjol dari topologi hybrid adalah fleksibilitas nya. Topologi jaringan hybrid dirancang sedemikiana rupa sehingga bisa diterapkan pada sejumlah lingkungan jaringan yang berbeda.
- Menambahkan koneksi perifer lain cukup mudah, seperti node baru.
- Ketika link tertentu dalam jaringan komputer mengalami gangguan, tidak menghambat kerja dari jaringan lainnya.
- Kecepatan topologi tergolong konsisten, seperti menggabungkan kelebihan dari setiap topologi dan menghilangkan kekurangannya.
- Dapat dikombinasikan dengan berbagai topologi jaringan komputer lain tanpa perlu membuat perubahan apapun pada topologi yang sudah ada.
- Kelebihan topologi hybrid yang paling penting adalah mengabaikan kekurangan topologi yang berbeda yang terhubung dan hanya akan dipertimbangkan segi kelebihannya walaupun topologi jaringan hybrid kelihatan sangat rumit tapi merupakan solusi untuk perluasan jaringan tanpa harus merombak topologi jaringan yang telah terbentuk sebelumnya.
Kelemahan Topolgi Jaringan Hybrid :
- Karena merupakan penggabungan beberapa bentuk topologi, maka pengelolaan topologi akan menjadi lebih sulit.
- Konfigurasi dan Instalasi dari topologi ini sulit karena ada topologi yang berbeda yang harus dihubungkan satu dengan lainnya, pada saat yang bersamaan harus dipastikan pula bahwa tidak satupun dari node dijaringan gagal berfungsi sehingga membuat konfigurasi dan instalasi pada topologi hybrid menjadi rumit.
- Dari segi ekonomis, jaringan hibrid sulit dipertahankan karena membutuhkan biaya yang lebih tinggi dibandingkan dengan topologi jaringan yang murni atau dalam satu bentuk. Faktor biaya ini berhunungan dengan biaya penambahan hub dan Biaya pengkabelan yang meningkat.
RESUME
1. Topologi Ring
Topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin
2. Topologi Bus
Topologi bus ini sering juga disebut sebagai topologi backbone, dimana ada sebuah kabel coaxial yang dibentang kemudian beberapa komputer dihubungkan pada kabel tersebut. Secara sederhana pada topologi bus, satu kabel media transmisi dibentang dari ujung ke ujung, kemudian kedua ujung ditutup dengan “terminator” atau terminating-resistance (biasanya berupa tahanan listrik sekitar 60 ohm). Pada titik tertentu diadakan sambungan (tap) untuk setiap terminal.
3. Topologi Star
Topologi star digunakan dalam jaringan yang padat, ketika endpoint dapat dicapai langsung dari lokasi pusat, kebutuhan untuk perluasan jaringan, dan membutuhkan kehandalan yang tinggi. Topologi ini merupakan susunan yang menggunakan lebih banyak kabel daripada bus dan karena semua komputer dan perangkat terhubung ke central point. Jadi bila ada salah satu komputer atau perangkat yang mengalami kerusakan maka tidak akan mempengaruhi jaringan yang lainnya.
4. Topologi Mesh
Komponen utama yang biasanya dipakai dalam topologi jaringan mesh ini adalah Digital Cross Connect (DXC) dengan satu atau lebih dari dua sinyal aggregate, dan tingkat koneksi persilangan yang bermacam pada level sinyal SDH. Topologi jaringan mesh ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Banyaknya saluran ini harus disiapkan guna membentuk suatu jaringan topologi mesh yaitu jumlah sentral dikurangi 1. Tingkat kesulitan yang terdapat pada topologi jaringan mesh ini sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Jadi dapat kita ketahui bahwa disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.
5. Topologi Tree
Topologi tree mendukung untuk digunakan pada jaringan komputer skala besar, pengembangan atau penambahan pada jaringan juga mudah dilakukan. Selain itu identifikasi kerusakan serta manajemen data dapat dilakukan dengan mudah. Namun jika kabel utama mengalami kerusakan, maka seluruh jaringan akan terganggu dan aliran data pada jaringan dengan topologi ini cenderung lambat, kemungkinan terjadinya collision sangat tinggi.
6. Topologi Hybrid
Topologi Hybrid mengkombinasi dua atau lebih topologi jaringan yang berbeda sedemikian rupa, sehingga topologi jaringan yang dihasilkan tidak mengacu pada standar topologi yang ada, tidak menampilkan karakteristik topologi tertentu. Topologi ini seringkali menghasilkan tata letak topologi yang rumit, sulit dipahami, sebab menggabungkan berbagai struktur topologi. Meskipun demikian penggunaan topologi ini jarang menimbulkan masalah.
REFERENSI
http://cyberuz.blog.st3telkom.ac.id/2015/11/15/kelebihan-dan-kekurangan-topologi-bus-ring-dan-star/
https://agusckurniawan.blogspot.com/2011/04/kelebihan-dan-kekurangan-topologi.html
http://www.markijar.com/2015/09/8-topologi-jaringan-komputer-lengkap.html
Selasa, 02 Oktober 2018
Senin, 24 September 2018
RESUME JARINGAN KOMPUTER
Resume Jaringan Komputer PAN, LAN, WAN, MAN
Menurut Izaas el Said pakar
jaringan komputer mengatakan pengertian jaringan komputer adalah sebuah sistem di mana komputer yang terhubung
untuk berbagi informasi dan sumber daya. Koneksi dapat dilakukan sebagai client atau server , biasanya hubungan
antara komputer ini lebih cepat dari umumnya koneksi internet.
Sedangkan Ensiklopedia
bebas Indonesia memberikan pengertian jaringan komputer adalah sebuah sistem
yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber
daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan dapat mengakses
informasi bersama.
1. PAN (Personal Area Network)
Jaringan PAN pada
istilah jaringan komputer adalah jaringan
telekomunikasi antara satu perangkat dengan perangkat yang lain dalam jarak
sangat dekat
PAN dapat digunakan
untuk komunikasi antara perangkat pribadi mereka sendiri (intrapersonal
komunikasi), atau untuk menghubungkan ke tingkat yang lebih tinggi dan jaringan
internet (an uplink). Jaringan PAN ini adalah titik akses berbagai
perangkat pribadi seperti komputer, laptop, telpon, tv, sistem keamanan rumah
yang berbasis komunikasi data, atau perangkat komunikasi publik seperti
internet.
Kontrol pada jaringan PAN dilakukan dengan
authoritas pribadi. Adapun teknologi yang digunakan untuk membuat jaringan adalah
Wireless Application Protocol (WAP) dan Bluetooth. Jaringan ini dihubungkan melalui bus yang ada pada
komputer atau laptop, seperti USB dan Firewire.
Teknologi Jaringan PAN
Teknologi yang digunakan untuk membuat jaringan PAN adalah
Bluetooth PAN yang disebut piconet, dan terdiri dari 8 sampai perangkat aktif
dalam hubungan client dan server. Perangkat
Bluetooth pertama di piconet adalah master, dan semua perangkat yang
berkomunikasi dengan slave master. Piconet biasanya memiliki jarak
10 meter, atau 100 meter dapat dijangkau di bawah keadaan ideal.
2. LAN (Local Area Network)
Jaringan LAN adalah jaringan komputer yang
mencakup wilayah kecil seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam
rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan jaringan LAN
berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang
mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s.
Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi
802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk
jaringan LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi jaringan LAN dengan
teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot. Pada sebuah jaringan LAN, setiap node
atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal.
Jaringan LAN adalah suatu media transmisi
bersama serta rangkaian hardware dan software untuk menginterfacekan perangkat
menjadi media serta mengatur akses menuju media tersebut dengan tepat. Topologi
yang digunakan untuk LAN berupa cincin, bus, pohon dan bintang. Topologi bus
dan pohon merupakan bagian kabel yang pasif tempat perangkat terhubung.
Pentransmisian sebuah frame oleh
suatu stasiun bisa di
dengar oleh stasiun yang
lain. Cincin LAN terdiri dari sebuah loop tertutup serta perulangan yang memungkinkan data
beredar di seputar cincin. Repeater berfungsi sebagai titik penghubung perangkat. Transmisi
umumnya berbentuk frame,
sedangkan yang berupa bintang mencakup
sebuah simpul pusat tempat stasiun terhubung.
3. WAN ( Wide Area Network)
Jaringan WAN adalah salah satu jenis jaringan komputer terluas setelah
internet. arti WAN adalah Wide Area Network didefinisikan sebagai jaringan yang memiliki
cakupan luas pada batasan geografis yang bisa melintasi antara benua dan
negara. Pengertian WAN merujuk
pada jaringan internal yang diperluas menjadi jaringan area yang luas
menggunakan rangkaian privat seperti saluran T1 atau rangkaian virtual dalam
cell dan jaringan packet switched seperti ATM dan frame relay.
Jaringan WAN adalah sebuah jaringan yang memiliki jarak
yang sangat luas, karena radiusnya mencakup sebuah negara dan benua. WAN
menggunakan sarana fasilitas transmisi seperti telepon, kabel bawah laut
ataupun satelit. Kecepatan transmisinya beragam dari 2Mbps, 34 Mbps, 45 Mbps,
155 Mbps, sampai 625 Mbps (atau kadang-kadang lebih). Faktor khusus yang
mempengaruhi desain dan performance-nya terletak pada siklus komunikasi,
seperti jaringan telepon, satelit atau komunikasi pembawa lainnya.
Pada
sebagian besar WAN, komponen yang dipakai dalam berkomunikasi biasanya terdiri
dari dua komponen, yaitu kabel transmisi dan elemen switching. Kabel transmisi
berfungsi untuk memindahkan bit-bit dari suau komputer ke komputer lainnya,
sedangkan elemen switching disini adalah sebuah komputer khusus yang digunakan
untuk menghubungkan dua buah kabel transmisi atau lebih. Saat data yang
dikirimkan sampai ke kabel penerima, elemen switching harus memilih kabel
pengirim untuk meneruskan paket-paket data tersebut.
Jika dilihat dari
fungsinya, sebenarnya WAN tidak jauh berbeda dengan LAN. WAN juga berfungsi
sama seperti LAN mengkoneksikan antar komputer, printer dan juga device lainnya
dalam satu jaringan. WAN pada dasarnya adalah kumpulan LAN yang ada diberbagai
lokasi. Dibutuhkan sebuah device untuk menghubungkan antara LAN dengan WAN dan
device tersebut adalah router.
4. MAN (Metropolitan Area Network)
Jaringan
MAN adalah jenis jaringan komputer yang jangkauannya lebih luas serta lebih
canggih dibandingkan dengan jaringan komputer LAN, disebut dengan Metropolitan Are Network dikarenakan
jenis jaringan komputer ini digunakan untuk dapat menghubungkan jaringan
komputer yang ada dari satu kota ke kota lainnya.
Untuk bisa membuat sebuah
jaringan MAN, biasanya akan dibutuhkan operator telekomunikasi yang mana dapat
menghubungkan antara jaringan komputer dengan jaringan komputer lainnya.
Misalnya saja, jaringan Depdiknas antar wilayah atau kota bahkan pula jaringan
mall-mall agar dapat saling berhubungan dengan antar kota yang ada. Jaringan
ini mencakup suatu kota yang dibekali dengan kecepatan transfer data yang cukup
tinggi. Dapat dikatakan jika jaringan MAN merupakan gabungan dari beberapa
jaringan LAN.
Jangkauan
untuk jaringan MAN sendiri berkisar hingga 10-50 km. Jaringan MAN hanya
mempunyai satu atau dua kabel namun tidak dilengkapi dengan elemen switching yang
dapat berfungsi untuk membuat rancangan menjadi lebih simpel. Kabel tersebut
juga berfungsi untuk mengatur paket daya dengan melalui kabel output. Namun ada
alasan utama mengapa MAN dipisahkan sebagai kategori khusus. Hal ini
dikarenakan sudah ditentukannya standar untuk jaringan MAN. Bahkan standar
tersebut kini sedang diimplementasikan. Standar yang dimaksud adalah DQDB (Distributed Queue Dual Bus) atau
yang dikenal 802.6 sesuai dengan standart IEEE. DQDB terdiri dari 2 buah kabel
yaitu unidirectional yang mana semua komputer terhubungkan.
Skema jaringan MAN
Sebenarnya terdapat 2 jenis koneksi yang biasanya
digunakan, pertama yaitu koneksi yang menggunakan cara wireless dan yang kedua
adalah koneksi yang menggunakan kabel fiber optic. Wireless MAN biasanya dapat bermain pada beberapa
frekuensi, antara lain adalah 900 MHz, 1.5 GHz,2 GHz, 2.5 GHz, 3.3 GHz, serta
5.8 Ghz. Dan frekuensi yang saat ini diijinkan oleh Pemerintah Indonesia untuk
digunakan masyarakat umum adalah pada frekuensi 2.4 GHz.
RESUME
Jaringan Komputer
Jarkom ialah sekelompok
komputer atau lebih terhubung satu sama lain secara elektronik. Setiap jaringan
Komputer memiliki pola atau bentuk desain yang diistilahkan dengan topologi jaringan komputer.
1. PAN
Personal
Area Network sering disebut juga
dengan jaringan area pribadi. PAN adalah jaringan komputer atau titik akses yang digunakan untuk
berkomunikasi ke berbagai perangkat pribadi misalnya komputer, ponsel, telepon,
televisi, sistem keamanan rumah yang berbasis komunikasi data personal seperti
internet. Kontrol PAN dapat dilakukan dengan authoritas pribadi. Data yang
ditransmisikan oleh PAN bersifat khas dan personal. Teknologi yang
digunakan adalah Wifi, Wireless Application Protocol (WAP), Bluetooth,
Infrared, dan lain-lain. Dan
PAN hanya mampu menjangkau beberapa meter saja, bisa digunakan untuk komunikasi
antara komunikasi intrapersonal, atau dapat juga digunakan untuk menghubungkan
ke jaringan tingkat yang lebih tinggi dan Internet. Jaringan PAN dapat kita
buat dengan menggunakan teknologi jaringan nirkabel seperti bluetooth, dan wireless.
2. LAN
Local Area Nerwork
adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil saja,
seperti kampus, gedung, kantor, didalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil.
Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet
menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10,
100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau
biasa di sebut WI-fi). Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan
teknologi WI-fi biasa di sebut hotspot, setiap node atau
komputer mempunyai daya komputesi sendiri, berbeda dengan konsep dump
terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya bisa berupa
perangkat atau printer yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah di
atur.
3. WAN
Wide Area Network adalah suatu jenis jaringan data yang
luasnya mencangkup negara dan benua, sarana transmisi yang digunakan umumnya
seperti telepon, kabel bawah laut dan satelit. WAN merupakan gabungan dari
jaringan LAN dan MAN. Protocol
pada jaringan WAN termasuk kedalam physical layer yang ada dalam 7 layer OSI.
Data-datanya diatur dengan menggunakan seperangkat aturan yang terdapat pada
Data Link 7 layer OSI.
4. MAN
Metropolitan
Area Network adalah jenis jaringan komputer yang jangkauannya lebih luas
serta lebih canggih dibandingkan dengan jaringan komputer lainnya, jaringan ini
digunakan karna dapat menghubungkan
jaringan komputer yang ada dari satu kota ke kota lainnya. Jangkauan
untuk jaringan MAN sendiri berkisar hingga 10-50 km dan hanya mempunyai satu
atau dua kabel namun tidak dilengkapi dengan elemen switching yang
dapat berfungsi untuk membuat rancangan menjadi lebih simpel. Kabel tersebut
juga berfungsi untuk mengatur paket daya dengan melalui kabel output
SUMBER
REFERENSI
Langganan:
Postingan (Atom)



















